Game melibatkan Players artinya pikirkan tentang audience. Game bukan untuk anda, tapi untuk pemain. Jangan hanya memikirkan story, grafik, or interface, namun pikirkan para pemain. Memainkan game seperti membuat keputusan, dibutuhkan suatu gameplay yang baik . Game membutuhkan Goal. Tujuan dari game bisa berupa :
- Mengalahkan bos
- Meng-capture raja, negara, bendera, etc
- Menyelamatkan dunia
- Mengalahkan lawan atau orang lain
- Mendapatkan score tertinggi
- Menyelesaikan semua level
- Membunuh terbanyak
- Tidak mati
- Membangun karakter
- Menyelesaikan puzzle, dan lain sebagainya.
Genre Game
Ø Game Arcade, ciri- cirinya adalah:
— Aspek utama : reaction speed
— Relatif mudah dibuat
— Biasanya 2-d
— Good starting point
Ø Game Puzzle
— Aspek utama adalah berfikir “cerdas”
— Contoh : beberapa maze games biasanya lebih dekat ke pemecahan puzzle dari pada reaction speed
— Contoh lain termasuk board games dan sliding puzzles
— Biasanya 2-d
— Relatif mudah dibuat,
Ø Role Playing Games
— Mengarahkan karakter melalui suatu dunia yang sulit
— Membangun karakter untuk mempelajari skill baru, semakin powerfull, menemukan tambahan nilai, atau senjata lebih baik
— Biasanya lawan sedikit lebih powerfull
— Dapat 2-d atau 3-d
— Biasanya sulit dibangun, karena harus membuat mekanisme “character development”
— Biasanya membutuhkan dunia yang sangat luas / besar
— Point kritikal level design
Ø Game Strategy
— Real-time (RTS) atau turn-based
— Pemain hanya mengontrol karakter secara tidak langsung, taktik kurang penting dari pada Strategy
— Contoh : Age of Empires, Warcraft III…
— Biasanya membutuhkan banyak objek game, dengan animasi image dan behaviour yang spesifik
Ø Game Adventure
— Game mengenai adventure dan explorasi, bagian pentingnya adalah story line
— Dapat 2-d atau 3-d
— Aksi yang dilakukan mudah (hanya bergerak)
— Kesulitannya adalah membuat adventure menjadi menyenangkan, yaitu: Membuat story line menarik, lucu, and mengejutkan dan berhubungan dengan artwork
Ø Game Sport
— Membuat sport di dunia nyata menjadi virtual
— Idenya : menerapkan aturan yang ada
— Membuat serealistik mungkin, menantang, menyenangkan seperti sport dunia nyata sangat susah
Ø Game Edukasi
— Game educational didesain untuk mengajarkan skill atau pengetahuan kepada pemain di luar dari game. Contoh : matematika, membaca, dlsb.
from : Regina Martha's PI
Wow, oke, ini buat adik saya yang kuliah di informatika. :D
ReplyDelete